Minggu, 11 Oktober 2009

'bagus!'


keindahan akan selalu menarik perhatian (hampir) setiap orang. begitu juga dengan saya. saya sangat menyenangi sesuatu yang indah dan menarik. sejak lama saya telah menyukai fotografi, baik pembuatan serta hasilnya. namun sayangnya kemampuan saya tidak cukup untuk mewujudkan kesukaan saya. jadilah saya menjadi penikmat setia yang kerap kali berdebar senang ketika mendapati foto yang luar biasa.
salah satunya foto di samping ini, saya mendapatkannya dari sini.
entah, banyak sekali penilaian di kepala saya. namun ketika harus menuliskannya, saya hanya akan bisa berkata 'bagus!'
inilah salah satu kurangnya kemampuan saya. hampir semua hasil foto yang menarik perhatian saya akan mendapatkan komentar apresiasi yang sama, yaitu 'bagus!'



seorang teman saya pernah berkata, 'lo kerja di tempat gue aja deh. lagi butuh fotografer nih.'
saya terkaget sambil terbahak. bertanya apakah gerangan yang bisa membuatnya menyimpulkan kalau saya berkemampuan menjadi seorang fotografer. dengan ringan ia menjelaskan 'foto-foto di facebook lo bagus-bagus. keren, oke. lo pasti bisa deh, jangan rendah diri gitu lah'
saya semakin tergelak.
memang foto-foto di facebook saya banyak yang bagus, banyak yang keren dan oke. tapi jika lebih jeli, maka akan ditemui kejanggalan. saya selalu berada di dalam foto-foto tersebut, saya objeknya! jadi bukan saya pencipta foto-foto bagus, oke dan keren itu.
adalah seorang teman saya, yang bernama Reshi Hupudiani, yang berapi-api ingin menjadi seorang fotografer. dan bibit bakatnya pun sudah terlihat, ia sering menjadikan saya objek contoh foto, setelah menjepret ia menjelaskan tata letak dan angle, dengan harapan saya mampu menghasilkan foto yang sama hebatnya seperti yang ia buat. sayangnya, saya tak bisa. jadilah foto-foto saya berstandar 'calon fotografer' dan ia harus puas dengan foto yang berstandar 'calon fotografer gagal'
satu kalimat yang sering ia keluarkan ketika sudah putus asa melihat hasil foto-foto jepretan saya adalah "Air susu dibalas dengan air tuba!" lengkap dengan sungutan dan muka tidak rela.
sementara saya hanya mampu meminta maaf dan berterimakasih. lengkap dengan senyuman puas melihat hasil fotonya yang dapat menjadi simpanan primary picture saya.

kemarin, seorang teman saya, Rani, menawarkan sebuah lomba foto, dengan tema manusia dan bentangan alam yang diadakan oleh fotokita.net. setelah menimbang, menyadari dan akhirnya tak peduli. kami melangkah dengan modal dengkul. bermodal internet, saya mencari tutorial penggunaan SLR -yang ternyata sangat membingungkan dan saya hanya mampu bertahan 15 menit ketika membacanya. berbekal bertanya kesana kemari, browse internet dan berkhayal, kami memikirkan lokasi hunting foto. yang belum ditentukan sampai sekarang.
rencananya, hari ini kami akan mendiskusikan dan memutuskan.
di waktu saya yang sedang (sangat) senggang ini, akan kembali saya uji ke(tidak)mampuan fotografi saya. :)

3 komentar:

Desinta mengatakan...

wew... pengalaman lo sama ama gw, g bakat fotografi, sering dicela ama temen yg pinter fotografi, hahaha...
tapi berasa g si lo? sometime, tanpa sengaja entah kita di busway, pasar, jalan, dll... klo lagi nemuin objek n angle yg bagus, rasanya hati gatel buat pengen foto.... walopun at the end, hasilnya g sebagus bayangan sebelumnya, hehehe

*nice post sista! keep writing!

shafa mengatakan...

sintaaa..
gw telah mencoba mencoba dan mencobaaa tapi tak bisa komen di blog lo.. huhu
iya emang, gw sih ga peduli, mo hasilnya kayak gimana.. hajaaarrr.. hahha

same thing for you too..
make our dream come true, ASAP! hehehe

Reshi mengatakan...

dasar! air susu di balas air tuba!